Cirebon

<strong>Kota Cirebon</strong> <p style="text-align: justify;">Kota ini berada di pesisir utara Pulau Jawa atau yang dikenal dengan jalur pantura yang menghubungkan Jakarta-Cirebon-Semarang-Surabaya.</p> <p style="text-align: justify;">Selain karena faktor penamaan tempat penyebutan kata cirebon juga dikarenakan sejak awal mata pecaharian sebagian besar masyarakat adalah nelayan. Maka berkembanglah pekerjaan menangkap ikan dan rebon (udang kecil) di sepanjang pantai, serta pembuatan terasi, petis dan garam.</p> <strong>Iklim</strong> <p style="text-align: justify;">Kota termasuk daerah iklim tropis. Banyaknya curah hujan 1.351 mm per tahun dengan hari hujan 86 hari. Kelembaban udara berkisar antara ± 48-93%. Dengan kelembaban udara tertinggi terjadi pada bulan Januari-Maret. Dan angka terendah terjadi pada bulan Juni-Agustus.</p> <strong>Geografi</strong> <p style="text-align: justify;">Kota Cirebon terletak pada lokasi yang strategis dan menjadi simpul pergerakan transportasi antara Jawa Barat dan Jawa Tengah. Letaknya yang berada di wilayah pantai menjadikan dataran yang lebih luas dibandingkan dengan wilayah perbukitannya. Luas Kota adalah 37,54 km2 dengan dominasi penggunaan lahan untuk perumahan (32%) dan tanah pertanian (38%).</p> <p style="text-align: justify;">Wilayah Kotamadya Cirebon Sebelah Utara dibatasi Sungai Kedung Pane. Bagian Barat dibatasi Sungai Banjir Kanal, Kabupaten Cirebon. Sebelah Selatan dibatasi Sungai Kalijaga. Bagian Timur dibatasi Laut Jawa.</p> <strong>Etimologi</strong> <p style="text-align: justify;">Dikenal dengan nama Kota Udang dan Kota Wali. Selain itu kota disebut juga sebagai Caruban Nagari (penanda gunung Ceremai). Dan Grage (Negeri Gede berarti kerajaan yang luas).</p> <p style="text-align: justify;">Sebagai daerah pertemuan budaya antara Suku Jawa, Suku Sunda, Bangsa Arab, Bangsa China dan para pendatang dari Eropa sejak beberapa abad silam.</p> <p style="text-align: justify;">Masyarakatnya dalam berbahasa biasa menyerap kosakata bahasa-bahasa tersebut kedalam bahasa Cirebon. Misalkan saja, kata Murad yang artinya bersusun (serapan dari bahasa arab). Kata taocang yang berarti kucir (serapan dari bahasa cina), serta kata sonder yang berarti tanpa (serapan dari bahasa eropa),</p>  

    Nothing Found!

    Sorry, but nothing matched your search terms. Please try again with some different keywords.